Pembelajaran Sifat 20 #Keempat

 

#Keempat.

"Maka wajiblah atas tiap-tiap mukallaf ya' ini aqil baligh bahwa ia mengetahui akan segala rukun Islam sebagaimana tersebut dibawah ini demikian pula segala rukun iman sebagaimana akan tersebut, supaya boleh ia memberi syukur kepada Allah Ta'ala dengan mengamalkan amalan-amalan keduanya yang terhenti maqbulnya dengan pengetahuan yang tersebut itu adanya".

 

Keterangan :

Bersyukur atas ni'mat Islam dan ni'mat Iman hukumnya wajib (pada hukum Syar'ie).

Syukur atas ni'mat Islam dengan mengamalkan amalan-amalan Islam, sedangkan syukur atas ni'mat Iman dengan mengamalkan amalan-amalan iman.

Amalan Islam terangkum pada Rukun Islam yang lima, sedangkan amalan Iman terangkai pada Rukun Iman yang enam.

Amal tidak bisa benar tanpa ilmu, karenanya menuntut ilmu tentang rukun Islam dan rukun iman hukumnya juga wajib (pada syar'ie).

 

=============

TENTANG MUKALLAF.

Mukallaf yaitu orang Islam yang kena tuntutan menjalankan kewajiban agamanya.

Syarat Mukallaf yaitu baligh lagi berakal.

Balighnya seorang laki-laki, bila telah mimpi hingga keluar mani atau umur sudah mencapai lima belas tahun.

Balighnya seorang perempuan bila telah datang darah haid atau umur sudah mencapai lima belas tahun.

Berakal maksudnya normal pikiran, tidak gila.

 

TENTANG WAJIB.

1. Wajib aqli, yaitu sesuatu yang akal tidak menerima tidaknya (pasti ia), seperti Allah bersifat sempurna.

 

2. Wajib syar'ie.

Wajib syar'ie ada dua :

a) yang bila tidak dipenuhi berakibat siksa neraka dan kekal didalamnya, seperti tidak meyakini Allah bersifat sempurna.

b) yang bila tidak dipenuhi berakibat siksa neraka namun tidak kekal didalamnya, seperti orang yang mengakui hukum wajib puasa Ramadlan namun tidak melaksanakannya.

 


Selanjutnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengakuan Keberadaan Yayasan Al-Ittihad Barabai

Dzurriat Dipasanta

KEUNIKAN FIGUR DIPASANTA