Pembelajaran Sifat 20 #Keempatpuluhlima
Dipaham dari uraian Habib Utsman bin Abdullah bin Agil bin Yahya (Mufti Batawi) :
Sifat Qudrat dan Iradat Allah, berta'alluq kepada segala mumkinat.
Sifat Sama, Bashar Allah berta'alluq kepada segala maujudat.
Sifat 'Ilmu dan Kalam, berta'alluq kepada hal-hal yang berhubungan dengan hukum aqal yang tiga, yaitu wajib, mustahil dan ja-iz (harus).
Keterangan :
1. Mumkinat = segala yang keberadaannya tidak tetap.
Berubah-ubahnya mumkinat merupakan kenyataan Qudrat dan Iradat Allah.
Sebab tidaklah terjadi sesuatu terkecuali penampakan mampu (Qudrat) dan mau (Iradat) Allah.
2. Maujudat = segala yang ada.
Maujud ada dua, yaitu maujud qadim dan hadits maujud.
Maujud qadim = keberadaan Allah dengan segala sifat Kesempurnaan-Nya.
Hadits maujud = yang keberadaannya di adakan, yaitu keberadaan selain Allah termasuk keberadaan kita manusia.
Pendengaran dan penglihatan Allah (yang nilainya mukhalafatuh lilhawadits) terhubung dengan keberadaan diri-Nya dan seluruh apa yang Dia cipta.
Ketika pendengaran dan penglihatan kita berfungsi, disitulah kita rasakan mendengar dan melihat-Nya Allah dengan penglihatan dan pendengaran yang sempurna.
3. Dengan Ilmu-Nya Allah tahu akan segala yang wajib, seperti Dirinya bersifat Qudrat.
Dengan ilmu-Nya Allah tahu bahwa diri-Nya mustahil bersifat lemah.
Dan dengan ilmu-Nya Dia tahu akan hal ihwal seluruh ciptaan-Nya.
Dengan kalam-Nya, Allah menunjukkan keberadaan diri-Nya dengan segala sifat kesempurnaa-Nya.
Dan dengan kalan-Nya, Allah beri petunjuk kepada makhluk-Nya agar beroleh keselamatan dunia dan akhirat
Komentar
Posting Komentar