Pembelajaran Sifat 20 #Ketujuhpuluhsembilan
Berkata Habib Utsman bin Abdullah bin Agil bin Yahya (Mufti Batawi) :
لا اله الا الله
LA = kalimah nafi
ILAHA = kalimah manfi
ILLA = kalimah itsbat
ALLAH = mutsbat.
Keterangan :
Nafi = penolakan
Manfi = yang ditolak
Itsbat = penetapan.
Mutsbat = yang ditetapkan.
Kata "LA ILAHA" ma'nanya "tidak ada yang disembah dengan sebenarnya".
Pada ma'na itu terkandung pemahaman bahwa tidak ada yang benar disembah, hanya Allah lah yang benar disembah.
Untuk mengingatkan kembali bahwa ma'na ILAH (tuhan) adalah "yang benar disembah dengan sebenarnya".
Dengan demikian wajarlah bilamana kata "LA" pada kalimah LA ILAHA itu berma'na NAFI atau PENOLAKAN.
Dalam artian kata "LA" di lafadhkan sebagai reaksi atas adanya pengakuan yang tidak benar atas nilai ketuhanan.
Mereka yang melafadhkan kata "LA" sudah ada iman dihatinya bahwa "hanya Allah tuhan", selain Allah siapa dan apapun itu semuanya 'ABID {hamba).
Sangatlah wajar bila kalimah ILLALLAH hanya itsbat atas mutsbat, sebagai pengukuhan atas ke-Tuhanan Allah.
Komentar
Posting Komentar