Ringkasan Fiqh

 Lanjutan...

 

Pasal Kedua
Sembahyang Lima Waktu

Sembahyang adalah rangkaian perkataan dan perbuatan yang diawali dengan takbiratul ihram dan disudahi dengan salam, dengan niat dan dengan memenuhi beberapa syarat yang telah ditentukan.
Sembahyang yang diwajibkan dalam sehari semalam ada lima, yaitu :
1. Shubuh
2. Dhuhur
3. Ashar
4. Maghrib
5. 'Isya


Syarat Sembahyang
Syarat Sembahyang, diantaranya :
1. Suci dari pada hadats besar dan hadats kecil
2. Suci badan, pakaian dan tempat dari pada najis
3. Menutup aurat
4. Mengetahui masuk waktu
5. Menghadap kiblat


Rukun Sembahyang
Rukun Sembahyang ada tiga belas, yaitu :
1. Niat
2. Berdiri betul
3. Takbiratul Ihram
4. Membaca surah Al-Fatihah
5. Ruku' serta thuma'ninah
6. I'tidal serta thuma'ninah
7. Sujud serta thuma'ninah
8. Duduk antara dua sujud serta thuma'ninah
9. Duduk tahyat akhir
10. Membaca tahyat akhir
11. Membaca shalawat atas Nabi dalam tahyat akhir
12. Salam yang pertama
13. Tertib


Pembatal Sembahyang
Hal yang membatalkan sembahyang, diantaranya :
1. Kedatangan hadats
2. Kejatuhan najis jika tak segera dibuang
3. Membiarkan aurat terbuka
4. Berkata-kata dengan sengaja
5. Makan atau minum
6. Bergerak tiga kali berturut-turut
7. Melompat atau memukul yang keras
8. Menambah rukun fi'li dengan sengaja
9. Berniat memutus sembahyang
10. Membelakangi kiblat


Sembahyang Jum'at
Sembahyang Jum'at adalah sembahyang fardhu dua raka'at dalam waktu dhuhur pada hari Jum'at.
Orang yang telah mengerjakan sembahyang Jum'at tidak diwajibkan lagi mengerjakan sembahyang dhuhur pada hari itu.
Sembahyang Jum'at wajib dilakukan dengan cara berjama'ah.



Selanjutnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengakuan Keberadaan Yayasan Al-Ittihad Barabai

Dzurriat Dipasanta

KEUNIKAN FIGUR DIPASANTA