Lanjutan (2) Ta'alluq Sifat Ma'ani
2. Ta'alluq sifat iradat Allah.
------------------------------------
Apa juapun yang terjadi pada semua mumkin, bukan cuma kenyataan mampunya Allah (qudrat) namun juga kenyataan maunya Allah (iradat).
Sebagaimana sifat qudrat Allah, sifat iradat Allah juga ta'alluqnya kepada segala mumkinat.
Berarti dalam bahasan ini :
- ada sifat iradat,
- ada muridan (Allah) dan
- ada murad (mumkinat).
Selaku muridan, Allah leluasa memilih dua hal yang berlawanan terjadinya tanpa ada paksaan dari siapapun atau apapun, seperti menghilangkan satu wabah penyakit atau tidakmenghilangkannya.
Selaku murad, segala mumkin hanya menerima kehendak atau pilihan Allah.
Tidak ada daya dan upaya buat merubahnya.
Usaha ikhtiar merupakan prosedur yang Allah tetapkan untuk menyampaikan harapan.
Ketika sifat iradat Allah berta'alluq kepada mumkin ma'dum ba'dal wujud, maka nilai ta'alluqnya takhshish, yaitu menetapkan pilihan atas dua hal yang berlawanan.
Ketika sifat iradat Allah berta'alluq kepada mumkin maujud ba'dal adam, maka nilai ta'alluqnya ma'iyyah, yaitu dua hal yang berlawanan dalam genggaman Allah.
Ketika sifat iradat Allah berta'alluq kepada mumkin sayujad, maka nilai ta'alluqnya hukmiyah, yaitu apapun yang Allah tentukan nanti pastilah terjadi.
Ketika sifat iradat Allah berta'alluq kepada mumkin 'alimallah annahu lam yujad, maka nilai ta'alluqnya bilquwwah, hingga bisa saja apa yang Dia kehendaki tidak selaras dengan apa yang Dia perintahkan, seperti Allah kehendaki adanya orang kafir dan ahli ma'shiat.
Ta'alluq sifat iradat Allah ada dua:
1. Ta'alluq iradat shuluhi qadim,
yaitu tidak terhalangnya Allah untuk memilih satu dari dua hal yang berlawanan, seperti menjadikan ataukah tidak menjadikan mumkin.
Dan adanya sifat iradat yang ada pada diri Allah itu tidak berawal.
2. Ta'alluq iradat tanjizi qadim,
yaitu sudah adanya pilihan Allah terhadap dua hal yang berlawan tanpa ada paksaan.
Dan pilihan Allah itu masih pada diri-Nya yang qadim.
Dengan demikian berarti tidak ada ta'alluq tanjizi hadits pada sifat iradat.
Sebab pembuktian atas apa yang Allah pilih atau apa yang Allah kehendaki adalah bagian qudrat.
****************************
Komentar
Posting Komentar